March 18, 2009...1:36 pm

Free Will

Jump to Comments

If free will exist, there’s no need for God.

I believe in free will.

Therefore, I don’t need God.

I’m not making a “I AM AN ATHEIST” statement here, I’m not one of them. God may or may not be exist, I can never be sure and I don’t really care either.

I just want to live my life freely, without any external boundaries and constraints from something I doubt exists.

Cheers,

Lea.

1 Comment

  • let’s see another point of view.

    batasan akan menuntun kita pada jalan yang jelas.
    kita lalu akan dibebaskan dr ketersesatan, kebingungan, ketidakpastian, keraguan, dll.

    kayak matematika aj.
    persamaan dengan boundaries dan contraints akan menuju solusi yang lebih jelas dan mudah ditebak.

    masalah DIA ada atau nggak.
    DIA selalu ada, hanya seringkali kita nggak sadar dan mungkin nggak peduli.

    sama seperti udara, seringkali kita nggak pernah sadar atau peduli bahwa dia ada.
    yang penting kita hidup.
    kapan kita sadar udara ada?
    saat nafas mulai sesak atau saat ada bau yang nggak enak.
    jadi, kenapa tidak mencoba menyadari bahwa udara itu ada sebelum dia membuat sesak atau berbau nggak enak.
    atau kalaupun harus menjadi sadar karena nafas jadi sesak, setidaknya tidak sampai mematikan kita.

    itu yang gw bilang : gw pernah sampe ditampol sama DIA baru gw sadar, setidaknya gak sampai terlambat.

    semoga elu jg cpt2 dpt tampolan-NYA.

    selalu ada keluarga dan sahabat2 di sekeliling elu yang gw yakin peduli dan berharap elu cpt kembali.

    be truly free …
    HC


Leave a Reply